Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Maret 2018

Secangkir Kopi

“bagaimana bisa dia tiba-tiba saja muncul setelah menghilang selama delapan bulan? Dia itu psikopat atau apa? Syna dengarkan aku, aku sama sekali nggak rela kalo kamu balik sama dia. Ini nggak fair, dia hilang nggak ada kabar, ninggalin kamu gitu aja tanpa alasan, dia itu freak Na”
“I know Tari, aku paham. Bahkan aku sendiri yang merasakan ini. Tapi Arian pasti punya alasan yang kuat untuk melakukan itu”
“apapun itu Syna, apapun itu! Dengan alasan apapun aku tak akan rela jika kamu bersamanya”
Ucapan Mentari ada benarnya, aku tak mungkin dan tak akan kembali pada Arian.
.......

Jumat, 01 September 2017

Obat Mujarab


“you are beautiful” katanya.      
“you are liar” jawabku cepat. Aku tahu setiap wanita menganggap dirinya cantik, termasuk aku. Tapi aku cukup sadar aku tidak secantik itu untuk dipuji seorang lelaki. Jadi itu adalah jawaban tercepat yang dapat kupikirkan dan spontan ku ucapkan.
Lagi pula, yang mengatakan aku cantik ini adalah seorang murid. Ya, setidaknya statusku disini adalah guru. Meskipun aku sendirilah yang memisahkan jarak antara aku dan anak-anak didikku. Jadi kufikir akan tidak baik jika aku merespon kalimat itu dengan kata-kata lain selain “you are liar”, meski kau tahu, ekspresinya langsung berubah mendengar jawabanku. Sepertinya dia kecewa.
Mau bagaimana lagi?
Aku berfikir.

Senin, 07 Agustus 2017

Tukang tambal ban yang bijak


Siang ini aku harus mendorong motorku. Lagi. Tapi ini tidak terlalu buruk, karena aku bersama seorang teman. Maksudku, mendorong motor dengan ban yang bocor sendirian jauh lebih berat dibanding dua orang. Dan lebih menyedihkan. Setidaknya aku bisa bergantian.
Seingatku di dekat simpang lima di depan sana ada tukang tambal ban. Ah, pekerjaan itu memang sangat cocok di Indonesia. Entah kenapa aku berpikir begitu, mungkiin karena aku yang menyukai film tidak pernah melihat adegan menambal ban di film-film luar negeri. Jadi aku menyimpulkan pekerjaan tambal ban hanya ada di Indonesia. Meskipun aku salah tentang pemikiran ini, bagiku bukan masalah. Pemikiran ini tak akan mengubah apapun bukan?

Sabtu, 22 Juli 2017

Nabi dan shohabat dalam sebuah majlis

Suatu saat Nabi dan beberapa shohabat duduk dalam sebuah majlis, kemudian datang seorang pria dengan baju yang putih bersih dan rambut yang hitam legam.
“Andaikan dia adalah orang yang datang dari negeri yang jauh kenapa pakaiannya tak lusuh, mukanya bersih dan rambutnya tak kusut? Jika di datang dari tempat yang dekat kenapa tak satupun dari kita mengenalnya?”
Kemudian pria itu duduk tepat dihadapan nabi, menyandarkan lututnya kepada lutut nabi dan meletakkan tangannya diatas kedua paha nabi lantas bertanya
“wahai Muhammad, jelaskan padaku apa itu Islam?”
“Islam adalah ketika engkau mengucap dua kalimat syahadat, mendirikan sholat, berpuasa pada bulan ramadlan, membayar zakat dan berhaji bagi yang mampu” jawab Nabi.
“engkau benar” sahut pria itu.
Para shohabat terheran “beraninya dia bertanya kepada Nabi dan kemudian membenarkan jawaban Nabi”

Kamis, 20 Juli 2017

PENJUAL ROTI DAN TEPUNG




Saya teringat tentang kisah ini beberapa hari yang lalu, tapi karena saya tidak segera  menulisnya akhirnya saya lupa tentang kisah ini. Saya hanya ingat akan menulis ‘sesuatu’ tapi apa itu dan bagaimana alurnya, saya sama sekali tak mampu mengingatnya. Dan hal yang seperti itu membuat saya sangat jengkel, berhari-hari mencoba mengingat sesuatu yang menarik – saya yakin menarik – tapi tak juga dapat mengingatnya.
Kemudian kemaren saya membaca buku lalu menjumpai kata “timbangan” atau “menimbang” atau apalah. Dan saya mengingat semuanya, tentang kisah yang ingin saya tulis berhari-hari yang lalu, yang saya lupakan hingga membuat saya geram sendiri.
Ini sebuah kisah klasik yang membuat saya tertarik untuk menulisnya. Setidaknya, dengan saya menulis ini saya tidak lagi merasa jengkel terhadap diri saya sendiri.
****
Suatu hari di desa yang belum terjamah teknologi, dalam kehidupan pedesaan yang amat sederhana dengan ladang-ladang gandum dan orang-orang yang ramah. Seorang pedagang tepung mengadu kepada hakim bahwa ada seorang pedagang roti yang berlaku curang pada timbangannya.
“pak hakim, tolong berikan hukuman padanya karena telah berlaku curang dalam berdagang” kata si penjual tepung.

Rabu, 19 Juli 2017

ketika rasa cinta telah membuat mereka buta



INI BUKAN PUISI TENTANG CINTA, INI PUISI YANG MENGGEMAKAN JERITAN HATI SAYA. BUKAN CINTA, TAPI RASA SAKIT

"ketika rasa cinta telah membuat mereka buta.
bukan lagi yang dipikirkan ini benar atau salah, ini pantas atau tidak.
lantas mereka melindungi milik mereka yang mereka cintai.
tanpa melihat dari sudut yang berbeda.
tanpa melontarkankan pertanyaan apakah dia yang kucintai bersalah?

Jumat, 26 Mei 2017

Fulan di pengasingan



“Bertahan ku tak mampu
Berlari ku tak bisa”
Darimana terbit mentari?
Dia tersenyum tak mengerti

Rabu, 08 Maret 2017

makan malam nasi berkabung



“Besok kamu gak dapet uang saku lagi” kata ibu.
Saat kondisi keuangan kami terpuruk, bapak yang sedang sakit dan tak dapat pergi bekerja, uang belanja yang kian menipis dan aku yang harus membayar tunggakan kuliah agar dapat mengikuti ujian semester.
“cobalah, kamu berdoa biar bapakmu sembuh” terus ibu.
kata – kata yang membuatku tersentak. Dan ya, aku ingat akhir – akhir ini aku memang makin jauh dari tuhan, satu – satunya tempat seharusnya aku bersandar. Kemudian aku ingat kisah pelacur ateis yang berada diatas kapal di tengah badai, saat itu ia –seorang pelacur ateis– berdoa. Karena kita semua perlu sandaran.

Senin, 06 Maret 2017

KEBODOHAN MEMBUNUH PEMILIKNYA



الجاهلون فموتى قبل موتهم # والعالمون وان ماتوا فاحياء
Syeikh Hasan Bin Ali Al Marghinan bersyair “orang yang bodoh mati sebelum Ia mati – orang berilmu meskipun Ia mati Ia hidup”.
Syair ini cukup mengena saat saya membacanya, seperti ada gambaran bagaimana saya telah menyia – nyiakan umur saya untuk kemalasan, meninggalkan belajar demi bermain atau hal lainnya. Sedangkan kita sendiri sadar bahwa hidup tak akan pernah berulang. Dan jika...

Selasa, 17 Januari 2017

kisah harun



Suatu hari Harun bersama anaknya pergi ke pasar dengan seekor kuda mereka.
Pertama Harun menaiki kuda dan anaknya berjalan mengiringinya, lantas seseorang berkata