Deskripsi Masalah :
Hataman Al Qur’an, Diba’an, dll adalah suatu yang lazim di kalangan Nahdliyin di masjid,
mushola, pondok, dan lain-lain terkadang dengan menggunakan pengeras suara dan
dilakukan sampai larut malam, dan mengganggu tetangga. Ada orang yang komplain
tapi tidak membuahkan hasil bahkan dituduh tidak suka dengan Al Qur’an.
Pertanyaan :
Bagaimana hukum membaca Al Qur’an, diba’an, dll dengan pengeras suara yang mengganggu tetangga?





